Wisata Bali

Waterblow Bali

Published on

Disebut-sebut sebagai surga wisata bahari, Pulau Bali memang memiliki banyak sekali pantai-pantai indah yang seolah tidak akan pernah habis untuk dikunjungi. Salah satu yang paling mengagumkan adalah pantai dengan deburan ombak keras yang menerjang batu karang bernama Waterblow Bali.

Lokasi

Lokasi Waterblow Bali ada di salah satu kawasan wisata favorit bernama Tanjung Benoa, yang berada di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Lokasi persisnya ada di belakang Hotel Grand Hyatt, yang berjarak sekitar 15 km dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai.

Rute tercepat yang bisa diambil oleh wisatawan yang datang dari bandara adalah lewat jalan tol Bali-Mandara menuju Kawasan Jalan Nusa Dua. Sedangkan untuk wisatawan yang berada di kawasan Kuta, bisa lewat Jalan Majapahit-Jalan By Pass Ngurah Rai.

Setelah berada di kawasan Nusa Dua dan menemukan Grand Hyatt Hotel, gunakan GPS untuk pergi ke titik lokasi Waterblow Bali, yang sebelumnya akan melewati lapangan rumput di kawasan Pulau Peninsula dan ada jalan kecil yang akan mengarahkan ke pintu gerbang pantai.

Foto Instagram: @ainwanda

Pemandangan Menarik di Waterblow Bali

Pintu gerbang pantai ini cukup sederhana namun menarik, yaitu terbuat dari bebatuan dan hanya didesain berupa dua tiang besar dengan tulisan “Water Blow” di bagian atas kedua tiang. Karena tidak ada tembok tinggi, dari pintu gerbang ini akan langsung tampak jalan setapak menuju pantai.

Tepat di sebelah kanan gerbang ada sebuah batu berbentuk persegi panjang yang ternyata merupakan papan pengumuman, dengan tulisan seperti berikut:

  • Arus kuat
  • Ombak berbahaya
  • Dilarang berenang
  • Tebing curam
  • Karang tajam
  • Ombak tinggi
  • Batu karang licin

Setelah melewati pintu utama, pengunjung bisa mengikuti jalan setapak beraspal dengan pepohonan di kanan kiri untuk menjuku pantai. Setelah sampai di area pantai, inilah beberapa pemandangan menarik yang bisa disaksikan:

1. Tebing Batu

Meski disebut pantai, tapi jangan harap untuk bisa berenang di tempat ini, bahkan tidak ada hamparan pasir sama sekali. Air laut juga berada jauh di bawah dan tidak bisa disentuh. Tempat ini sebenarnya lebih cocok disebut dengan tebing batu karang.

Tebing batu memang merupakan bagian utama dari tempat ini, yang awalnya dianggap berbahaya oleh warga setempat. Namun, akhirnya menjadi destinasi wisata yang sangat hits dengan nama Pantai Water Blow, yang berarti “hantaman air”.

Nama ini jelas diambil dari keadaan pantai yang terdapat tebing-tebing batu dengan celah sempit diantara masing-masing tebing.

Saat gulungan ombak dari Samudra Hindia datang, ombak akan menghantam tebing dengan keras dan seolah terjebak di celah-celah tebing, kemudian ombak akan menghempas ke atas dengan sangat indah hingga tingginya hampir 30 meter.

2. Pemandangan Samudra Hindia

Jika berjalan lurus menuju ujung tebing, pengunjung bisa menemukan sebuah tempat yang sedikit mirip dengan dermaga, dari sini akan tampak pemandangan Samudra Hindia yang sangat luas.

Dermaga ini sudah dilengkapi dengan pagar pembatas di seluruh sisinya, jadi tetap aman untuk pengunjung meskipun berada di ujung tebing. Jika sedang beruntung, pengunjung bisa melihat langsung pecahan ombak besar di titik ini.

3. Keindahan Senja

Banyak pengunjung yang sengaja datang saat sore hari karena ingin melihat langsung keindahan senja berpadu dengan hantaman ombak dan batu karang besar. Saat hari cerah, warna jingga senja akan terlihat sangat jelas dari tempat ini, yang berpadu dengan semburat awan biru dan birunya air laut.

Namun, jika khawatir akan kesulitan untuk pulang karena keadaan semakin gelap, Anda bisa datang saat pagi hari untuk melihat mentari yang mulai muncul dari ufuk timur.

Pemandangan ini tidak kalah indah dengan senja, karena laut biru Samudera Hindia akan menjadi latar belakang, deburan ombak tinggi di udara akan menjadi fokus utama, dan semburat mentari pagi yang hangat akan membuat hasil foto tampak lebih intragenic.

4. Festival Lampion

Festival ini tidak diadakan setiap hari, tapi di beberapa waktu tertentu. Pada tahun 2019, festival ini berlangsung pada 30 Mei hingga 14 Juli. Sedangkan pada 2020 tidak diadakan karena pandemi. Penyelenggara dari festival ini sendiri adalah ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation).

Jika datang pada saat festival berlangsung, pengunjung bisa melihat aneka bentuk lampion cantik dalam banyak tema dan warna yang diterbangkan di langit.  Biasanya, festival ini dimulai dari jam 5 sore sampai 10 malam, dengan harga tiket mulai dari Rp 30.000 – Rp 100.000.

Fasilitas Pantai

Sebagai salah satu objek wisata hits, Pantai Water Blow tentu saja sudah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan para pengunjung, seperti:

1. Area Duduk dan Kanopi

Saat berada di ujung tebing di atas dermaga tadi, pengunjung bisa menemukan beberapa tempat duduk yang cukup nyaman sambil melihat landscape laut lepas. Beberapa gazebo kecil lengkap dengan tempat duduk juga bisa ditemukan di sini.

2. Warung Makan

Ada sejumlah warung makan tepi pantai yang bisa ditemukan di tempat ini, dengan menu utamanya berupa seafood. Menu lain yang terdiri dari makanan khas Bali dan makanan khas daerah lain di Indonesia, seperti nasi goreng, aneka sambal Bali, dll.

Tak ketinggalan pula berbagai jenis minuman segar mulai dari air kemasan botol hingga es degan, es teh, jus buah segar, dan banyak lagi.

3. Penginapan

Jika ingin lebih lama menikmati udara segar di tempat ini, pengunjung bisa menginap di hotel terdekat yaitu Grand Hyatt Nusa Dua Bali. Ada beberapa tipe kamar yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan atau budget, dengan harga mulai dari Rp 2.180.000 per malam.

Pilihan hotel lain yang juga cukup dekat adalah Santika Siligita Nusa Dua dan Hotel Nikko Bali Benoa Beach, dengan harga kamar yang lebih ramah anggaran yaitu mulai dari Rp 270.000 – Rp 400.000 per malam.

Masing-masing hotel ini sudah memiliki fasilitas yang mumpuni, seperti restoran di dalam hotel, kamar ber-AC yang nyaman, spa, kolam renang outdoor, dan sebagainya.

Harga Tiket Masuk Waterblow Bali dan Parkir

Berdasarkan pengalaman dari sejumlah pengunjung Pantai Water Blow yang ditemukan di internet, hingga hari ini tidak ada tiket masuk yang harus dibeli oleh pengunjung, alias gratis! Namun saat memasuki kawasan Pulau Peninsula, pengunjung harus membayar parkir kendaraan sekitar Rp 5.000 – Rp 10.000.

Harga Lainnya

Jika ada pengunjung yang hendak melakukan kegiatan komersial (misalnya festival), atau sesi pemotretan (misalnya untuk pre wedding), maka harus melapor atau meminta izin kepada pihak pengelola pantai terlebih dulu yaitu dengan datang ke kantor ITDC Nusa Dua.

Kegiatan ini biasanya akan dikenakan biaya mulai dari Rp 2.500.000 untuk setiap sesinya, dan setelahnya segala kegiatan bisa dilakukan secara bebas asalkan tidak membahayakan keselamatan dan masih mematuhi semua aturan yang sudah ditetapkan.

Jam Buka

Tidak ada jam operasional resmi dari pantai ini, yang berarti pengunjung bisa datang kapan saja dan pada hari apapun, termasuk saat tanggal merah dan hari libur nasional. Bahkan jika ingin datang saat tengah malam pun juga diperbolehkan.

Jika ingin berlibur ke Pulau Dewata dan merasakan pesona air laut, Waterblow Bali adalah destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi. Ada fenomena indah yang tak biasa di tempat ini, yang akan sangat memukau jika direkam dengan lensa kamera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 KANHA MEDIA